Tour Manado

Micky Taliwuna : 1 Januari Kontrak PT. Air Manado Berakhir, Begini Penjelasan Nya.



Dirut PDAM saat di Wawancarai


ODCnews.net
Manado – Setelah melalui berbagai proses kini
pada tanggal 1 januari,  Kontrak kerjasama pelayanan air bersih antara Pemerintah Kota dan PDAM Manado dengan Waterleidengmaatscappij Drenthe (WMD) Belanda melalui anak perusahaan BV. Tirta Sulawesi pada Tanggal 15 Januari 2007, yang melahirkan PT Air Manado, resmi akan berakhir.

Berbagai  masalah yang terjadi selama 16 tahun tersebut menggambarkan kinerja PT. Air Manado yang masih belum seperti yang diharapkan. Dalam hal tertentu juga menunjukkan bahwa keberadaan pelayanan PT. Air Manado yang masih diliputi dengan berbagai permasalahan seperti banyaknya saluran air yang rusak, kualitas air yang kurang baik, banyaknya pelanggan yang tidak mendapatkan air dengan debet air yang banyak. Demikian pula halnya dengan sebagian besar daerah pinggiran kota Manado lebih khususnya di daerah pegunungan yang tidak dijangkau dengan pelayanan air bersih.

Dengan berakhirnya kontrak kerjasama dengan perusahaan swasta itu pada 1 Januari 2022 nanti, maka warga Manado akan merdeka dari ‘penjajahan Belanda’.

“Tulis, pada 1 Januari 2022, warga Manado akan merdeka dari penjajahan Belanda, dalam tanda kutip, terkait pelayanan air bersih,” tegas Direktur Utama PDAM Manado, Micky Taliwuna, Senin (06/12/2021) di kantor Walikota Manado.



Perlu diketahui, hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Manado dan PDAM dengan BV. Tirta Sulawesi uang merupakan anak perusahaan dari WMD) Belanda melahirkan suatu perjanjian kerjasama membentuk suatu perusahaan bersama Joint Venture Company (JVC). Selanjutnya pada tanggal 15 Januari 2007 bertempat di aula Pemerintah Kota Manado waktu itu yakni Walikota Jimmy Rimba Rogi, S.Sos mewakili Pemerintah Kota Manado sebagai pemilik PDAM Manado dan Gubernur Provinsi Drenthe Belanda Mr. Ter Beek pemilik perusahaan Waterleidengmaatscappij Drenthe Belanda/WMD yang disaksikan langsung oleh duta besar Negara Belanda untuk RI dan Duta besar RI untuk Negara Belanda meresmikan pengoperasian PT. Air Manado sebagai suatu perseroan terbatas yang berbadan Hukum. Sehingga karyawan dan aset serta hutang PDAM waktu itu dialihkan ke PT Air Manado.

Masyarakat Manado menurut Dirut PDAM Micky Taliwuna harus tahu permasalahan sebenarnya terkait PT Air. Sebab PT Air berdiri sebagai perusahaan swasta yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah.

“Warga masyarakat kota Manado harus tahu, PT Air itu adalah perusahaan swasta jadi tidak bisa diintervensi oleh pemerintah baik dalam pengelolaannya, bahkan laporan keuangannya tidak bisa diaudit oleh pemerintah, karena mereka adalah perusahaan swasta. Jadi selama kurun waktu hampir 16 tahun ini banyak masalah yang terjadi, seharusnya pengaduannya kepada PT Air, bukan menyalahkan kepada Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota yang disalahkan. Ini supaya jelas,” ulas Micky Taliwuna saat wawancara dalam kegiatan Diskusi Panel yang diselenggarakan YLKI.

1Sekarang lanjut Micky Taliwuna, pihak PDAM tetap akan mengakhiri kontrak kerjasama tersebut pada 1 Januari 2022.

“Terhitung tanggal 1 Januari 2022, warga Manado akan merdeka untuk kedua kalinya dari penjajahan belanda. Sesuai instruksi Walikota Manado, PDAM akan ambil alih,” ucap mantan Direksi Bank Sulutgo itu sembari menambahkan kedepan PDAM bertekad akan meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Sesuai petunjuk Walikota Manado, Pak Andrei Angouw pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak bisa berhenti walau satu menit pun. Untuk itu kami akan berupaya semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Tak main-main, pada APBD induk tahun 2022 nanti, pemerintah Kota Manado akan menganggarkan kurang lebih Rp 80 Miliar untuk operasional PDAM.

“Kita sementara review kembali seluruh fasilitas PDAM dari hulu ke hilir, atau dari sarana produksi sumber air, kemudian distribusi air, sehingga kita dapat melihat persoalan apa dan hal-hal apa yang akan diperbaiki.Selanjutnya, akjan ada pembenahan terkait dengan pelayanan, termasuk perbaikan mesin-mesin, perbaikan jaringan, penambahan reservoar atau tempat penyimpanan air dan distribusi, itu semua akan dirangkumkan dalam bisnis plan baik jangka pendek satu tahun maupun jangka menengah tiga tahun, intinya perbaikan secara bertahap,” pungkas Micky Taliwuna.

Sebelumnya, Walikota Manado, Andrei Angouw menghadiri sekaligus membuka diskusi panel tentang tantangan dan solusi air bersih Kota Manado.

Kegiatan yang digagas oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Utara (Sulut) dilaksanakan di Ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota Manado, Senin (06/12/2021).

Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan bahwa air adalah sumber kehidupan, air merupakan masalah yang sangat penting bagi masyarakat.

Untuk itu, Walikota berharap diskusi panel ini dapat memberikan masukan yang terbaik kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam mengelola air bersih demi kepentingan masyarakat.

“Saya berharap Diskusi Panel ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah. Untuk dipergunakan demi kepentingan masyarakat,” ujar Walikota Andrei Angouw.

Menurut Walikota, ketersediaan air di Kota Manado cukup banyak, termasuk air bawah tanah. Namun yang menjadi permasalahannya ialah sambungan air bersih ke masyarakat yang sangat minim.

“Air di kota Manado banyak termasuk air yang ada di bawah tanah. Permasalahnya adalah sambungan air bersih ke masyarakat baru mencapai 30%,” ungkapnya. (iduy)

About Marhaen

Check Also

Walikota Andrei Angouw Beri Apresiasi,  PKP Manado Hadirkan Pelatihan Kemasan Produk Cakalang Fufu

ODCnews.com Manado – Untuk lebih menambah pengetahuan dalam hal pengemasan Prodak suatu usaha dibutuhkan ilmu …