Tour Manado

Direktur KIFC Asal Korea Kagum Keindahan Gunung Tumpa.

 


Foto: Keindahan Gunung Tumpa

 

ODCnews.net
Sulut – Kunjungan
Direktur Korea Indonesia Forest Cooperation Center (KIFC) Mr Lee Sung-gil ke Sulawesi Utara (Sulut) yang diterima oleh Plt Kadis Kehutanan Daerah Sulawesi Utara Reiner Dondokambey mewakili
Sulut Olly Dondokambey di Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa, Manado pada baru-baru ini.

Menurut Plt Kadis Reiner, kehadiran Mr Lee Sung-gil ini dan Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Mahfudz, selain melihat aktivitas lingkungan dan kehutanan di Gunung Tumpa juga melakukan penanaman pohon. Bahkan, Mr Lee Sung-gil berkesempatan menjajal paralayang yang menjadi salah satu obyek atraksi wisata di Gunung Tumpa.

Sebelum ke Tahura, Direktur Korea Indonesia Forest Cooperation Center (KIFC) Mr Lee Sung-gil dan Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Mahfudz, berkunjung ke Kawasan Mangrove (HL Bakau) Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Kunjungan tersebut sebagai tindaklanjut rencana kerja sama pengelolaan Jasa Lingkungan antara Korea Indonesia Forest Center, Kementerian LHK, dan Pemerintah Provinsi Sulut dalam hal ini Dinas Kehutanan Daerah Sulut.



Kadis Reinier berharap hadirnya Mr Lee Sung-gil dari KIFC bisa mewujudkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulut dengan Pemerintah Korea terkait dengan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Kami mendukung sepenuhnya terkait dengan observasi dan pengambilan data rencana kerja sama pemanfaatan jasa lingkungan (ecotourisim) antara Korea Indonesia Forest Centre, Kementerian LHK dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Desa Palaes Likupang Barat dan Tahura Gunung Tumpa,” pungkas Rainier.

Ditambahkan Reiner, sambutan yang sangat meriah secara adat Desa Palaes dari Pemerintah dan Masyarakat Desa Palaes dengan beberapa tarian daerah setempat dan yang lebih berkesan ketika tamu diangkut dengan roda sapi dari jalan menuju lokasi mangrove. Hal tersebut merupakan wujud keterbukaan masyarakat setempat sambil tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Desa Palaes.

Reiner berharap, semoga dapat terjalin kerjasama dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidah konservasi, perlindungan hutan mangrove demi kesejahteraan masyarakat setempat. (Iduy/*)

About Marhaen

Check Also

Walikota Andrei Angouw Beri Apresiasi,  PKP Manado Hadirkan Pelatihan Kemasan Produk Cakalang Fufu

ODCnews.com Manado – Untuk lebih menambah pengetahuan dalam hal pengemasan Prodak suatu usaha dibutuhkan ilmu …